Coming Up Mon 3:00 PM  AEDT
Coming Up Live in 
Live
Indonesian radio
SBS BAHASA INDONESIA

Australia Mengeruk Keuntungan dari Penjualan Senjata ke Afrika

Source: SBS

SBS News mengungkapkan Australia telah menjual amunisi dan teknologi militer ke negara-negara yang dilanda perang di Afrika, termasuk di daerah dimana tentara anak-anak masih dipaksa untuk berperang.

 

Sementara pemerintah bertujuan untuk mengeruk keuntungan pasar perangkat keras militer, para juru kampanye mendesak untuk melihat lebih dekat beberapa pelanggannya.

 

Dokumen yang diperoleh SBS News mengungkapkan perusahaan Australia secara diam-diam menjual amunisi dan peralatan militer ke negara-negara yang dilanda perang di Afrika, termasuk negara negara di mana dikhawatirkan terjadinya pelanggaran hak asasi manusia yang berat.

 


 

 

 

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.

Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.

 

 

 

Coming up next

# TITLE RELEASED TIME MORE
Australia Mengeruk Keuntungan dari Penjualan Senjata ke Afrika 15/10/2021 05:16 ...
Warta Berita Radio SBS Program Bahasa Indonesia - 28 November 2021 28/11/2021 10:32 ...
Akankah NBN Jadi Masalah dalam Pemilu Tahun depan? 28/11/2021 07:56 ...
Lebih Banyak Pelancong dan Pemegang Visa Dapat Segera Kembali ke Australia 28/11/2021 05:16 ...
Warta Berita Radio SBS Program Bahasa Indonesia - 26 November 2021 26/11/2021 08:12 ...
Kedua partai Besar berselisih paham tentang kebijakan Australia terhadap China 26/11/2021 04:23 ...
Panduan Permukiman: Apakah diskriminasi di tempat kerja dan apa yang harus Anda dilakukan jika merasa menjadi korban? 26/11/2021 07:35 ...
Seorang jurnalis dijatuhi hukuman 3 bulan penjarakarena menulis dugaan kasus korupsi keluarga pejabat 26/11/2021 10:00 ...
Apa Saja Aturan Baru bagi Pelajar Internasional dan Pekerja Migran Terampil yang Ingin Datang ke Australia? 25/11/2021 16:03 ...
Aduh! Socceroos disengat oleh keputusan VAR di kualifikasi Piala Dunia saat melawan China. Apakah Socceroos masih dapat sampai ke Qatar? 25/11/2021 18:20 ...
View More