Coming Up Wed 3:00 PM  AEDT
Coming Up Live in 
Live
Indonesian radio
SBS BAHASA INDONESIA

Pilih Tingkat Bunga Tetap atau Bervariasi untuk Pinjaman Rumah Anda?

Fixed or variable rate for your home loan? Source: Getty Images/designer491

Pinjaman dengan bunga tetap atau bervariasi - hal ini bisa jadi salah satu hal yang paling dipertimbangkan ketika Anda mengajukan pinjaman rumah. Apakah salah satunya lebih menguntungkan dari yang lain?

Dengan semakin ketatnya persaingan dalam dunia perbankan, kini pinjaman rumah tidak lagi hanya dikuasai oleh bank-bank besar. Dari beragamnya produk yang ditawarkan - termasuk dalam hal pilihan jenis bunga pinjaman - apa yang perlu konsumen pahami sebelum menjatuhkan pilihan?

SBS Indonesian bertanya pada David Sutantyo, Managing Director dari Twelve Grains Capital yang berbasis di Sydney, terkait hal tersebut. Berikut ini cuplikan wawancaranya.

Apa perbedaan antara bunga pinjaman tetap (fixed rate) dan bervariasi (variable rate)?

Mr Sutantyo: "Fixed rate itu biasanya peminjam bisa “lock in” bunga pinjamannya selama beberapa tahun, biasanya dari 1 sampai 5 tahun. Dalam jangka waktu fixed rate ini, bunga pinjamannya nggak bakal berubah. Jadi kalau bunga pasar naik atau turun juga, peminjam bakal bayar cicilannya sama. Kalau variable rate, bunga pinjamannya akan naik turun tergantung harga pasar."

Bagaimana memilih opsi yang terbaik untuk situasi keuangan kita?

Mr Sutantyo: "Yang ini tergantung teman2 goalnya apa, contohnya, apakah mau cepat2 lunas cicilanya kalau begini mungkin variable rate dengan pembayaran pokok dan bunga lebih cocok, atau kalau mau budgeting yang pasti tiap bulannya, fixed rate mungkin lebih cocok. Cuma biasanya, dengan fixed rate loan, kita cuma bisa bisa bayar extra $10k per tahun, jadi kalo mau cicilannya cepet lunas, mungkin ini bukan opsi terbaik. Tapi kalau mau best of both worlds, bisa kita split setengah2.

Apa yang dimaksud dengan offsets?

Mr Sutantyo: "Lebih gampang kasih contoh di sini. Misalnya kalo temen2 punya loan $500k, dan punya tabungan $100k, kalau tabungannya ditaruh di offset account, bunga cicilannya bakal dihitung berdasarkan selisihnya, in this case, $400k. $100k ini bisa ditarik kapan aja, cuma kayak tabungan biasa, jadi ini bukan dipake untuk pembayaran pokok."

Rincian apa saja yang harus diwaspadai atau diketahui saat memutuskan jenis pinjaman?

Mr Sutantyo: "Banyak sekali yah. Bunga cicilan itu cuma satu hal, jadi ini saran juga buat teman2 yg mau ambil cicilan rumah, jangan terlalu terpaku sama bunga doank. Bank itu ambil untungnya dari bank fees, transaction fees. Terkadang ada establishment fee, valuation, settlement, legal, upfront fees, monthly fees, discharge fees, dan lain2. Terkadang kalaupun bunga rendah tapi fee nya banyak, cicilannya ujung2nya juga jadi mahal. Lebih baik diskusi dulu sama broker, jadi biar semuanya jelas bank mana yg charge fee apa."

Betulkah bank - atau broker - akan menawarkan pilihan yang “paling menguntungkan untuk bank, merugikan untuk konsumen”?

Mr Sutantyo: "Ini mitos. Jadi home loan brokers itu, kita ada regulasi yg namanya best interest duty. Jadi itu tanggung jawab kita untuk mencarikan produk credit yg paling bagus dan cocok untuk kebutuhan peminjam. Ini beda dengan bank. Karena bank itu cuma punya produk mereka sendiri, aturan sendiri, jadi apa yg mereka jual atau promosikan yah produk mereka doank. Tentu saja semua bank maunya dapat untung yang sebesar mungkin."

Bisakah kita membayar pinjaman lebih cepat dari yang seharusnya atau yang sebelumnya disetujui?

Mr Sutyanto: "Bisa, walaupun bank nggak suka yah kalo kelarnya cepat. Soalnya bank itu kan ambil untungnya dari bunga cicilan selama bepuluh2 tahun. It’s like a passive income for them. Ini juga salah satu contoh fine prints, karena mungkin ada beberapa bank yang akan charge discharge fee atau break fee. Saran saya, seperti yg kemarin, pastikan dulu punya team yg solid sebelum beli properti, accountant, lawyer, broker."

Untuk wawancara selengkapnya, dengarkan podcast SBS Indonesian.


Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore. 

Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.

 

Coming up next

# TITLE RELEASED TIME MORE
Pilih Tingkat Bunga Tetap atau Bervariasi untuk Pinjaman Rumah Anda? 12/10/2021 15:30 ...
Vedi Hadiz, Ed Aspinall dan Sharyn Davies akan membahas masa depan studi Indonesia di Australia. Mengapa? 30/11/2021 11:06 ...
Ehem. Mohon maafkan bahasa gado-gado saya 30/11/2021 09:05 ...
TikTok, TikTok. Anak muda Indonesia mengambil kesempatan untuk mengekspresikan identitas budaya lokal mereka 30/11/2021 12:30 ...
Warta Berita Radio SBS Program Bahasa Indonesia – 29 Nov 2021 29/11/2021 14:17 ...
Dunia Bereaksi terhadap Penyebaran Varian COVID-19 Omicron 29/11/2021 07:50 ...
Warta Berita Radio SBS Program Bahasa Indonesia - 28 November 2021 28/11/2021 10:32 ...
Akankah NBN Jadi Masalah dalam Pemilu Tahun depan? 28/11/2021 07:56 ...
Lebih Banyak Pelancong dan Pemegang Visa Dapat Segera Kembali ke Australia 28/11/2021 05:16 ...
Warta Berita Radio SBS Program Bahasa Indonesia - 26 November 2021 26/11/2021 08:12 ...
View More