JAKARTA (Reuters) - Amazon.com Inc’s (AMZN.O) cloud computing cabang dari Amazon Web Services berencana untuk berinvestasi 14 triliun rupiah ($ 944.5 juta) di Indonesia selama 10 tahun ke depan, menteri keuangan negara mengatakan pada hari Jumat 12 September.
Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati mengatakan kepada wartawan: "Amazon bertemu dengan (Presiden Indonesia) Joko Widodo di Hanoi dan lagi hari ini (21 Sep) dan menyampaikan minatnya memasuki Indonesia,"
AMZN.O1915.01 AMZN.ONasdaq -29.29(-1.51%)
Wakil Presiden Amazon Wener Vogels menyatakan niatnya untuk berinvestasi di Indonesia kepada Presiden Joko `Jokowi` Widodo di Istana Presiden di Jakarta 21 September. Pertemuan itu juga dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
"Mereka berencana menginvestasikan Rp 14 triliun untuk sepuluh tahun ke depan yang akan dimulai dari layanan cloud mereka," kata Sri Mulyani Menteri Keuangan setelah pertemuan berakhir.
Namun, untuk merealisasikan investasi itu, Sri menjelaskan, Presiden Jokowi mengharapkan insentif. “Kami diminta untuk membuat langkah-langkah yang akan memungkinkan Amazon merealisasikan investasi mereka,” kata Sri Mulyani.
Sebelum pertemuan itu, Amazon telah bertemu dengan presiden Jokowi saat kunjungan Dewan Bisnis Amerika Serikat-ASEAN di Istana Presiden di Jakarta pada Maret 2018.
