China pada Selasa 9 Juni memperingatkan siswa yang ungin pergi belajar ke luar negeri untuk berpikir dengan hati-hati sebelum memilih Australia, karena serentetan insiden rasial yang menargetkan orang-orang Asia setelah pandemi COVID-19.
Peringatan Kementerian Pendidikan itu dikeluarkan beberapa hari setelah Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China menyarankan warga agar tidak bepergian ke Australia karena diskriminasi rasial dan kekerasan dampak dari wabah virus corona yang pertama kali muncul di Cina pada akhir 2019.
Dalam pernyataannya, kementerian pendidikan mengingatkan "siswa luar negeri untuk melakukan penilaian risiko dengan baik dan berhati-hati dalam memilih pergi ke Australia atau kembali ke Australia untuk belajar."

Hubungan antara Australia dan Cina menjadi tegang setelah pandemi karena Australia telah mengajukan agar dilakukan penyelidikan internasional tentang bagaimana wabah COVID-19 di Cina menjadi pandemi global.
Cina sejak itu telah mengenakan tarif impor barley Australia dan memblokir impor daging sapi dari beberapa sumber di Australia, meskipun Beijing membantah tindakannya itu terkait dengan perselisihan COVID-19.
Australia juga telah membicarakan usulan undang-undang keamanan nasional Cina untuk Hong Kong, yang menurut para kritikus merusak kebebasan di bekas jajahan Inggris itu.
