Burqa bisa dilarang di bandara besar dan upacara kewarganegaraan di bawah undang-undang yang diperkenalkan ke parlemen oleh senator sayap kanan Cory Bernardi.
Pemimpin Konservatif Australia pada Selasa 9 September memperkenalkan RUU yang melarang penutup wajah di tempat-tempat persemakmuran, termasuk semua tempat umum di Northern Territory dan ACT.
Rancangan undang-undang itu sepertinya tidak akan diberlakukan, dengan kedua partai besar menentang pembatasan garmen Islam.

Senator Cory Bernardi has reignited debate about banning the burqa. AAP
Dorongan Senator Bernardi juga akan melarang orang mengenakan penutup wajah di kantor-kantor Centrelink atau upacara kewarganegaraan.
Mantan Senator Partai Liberal itu percaya bagian dari rencana undang-undang yang melarang penutup wajah di tempat milik pemerintah federal dapat meluas ke enam bandara ibu kota Australia.
Rencana Undang-undang itu dirancang untuk memastikan keamanan dan keselamatan nasional, susatu hal yang terpenting, sambil memastikan nilai-nilai dan norma-norma budaya Australia dihormati termasuk kesetaraan perempuan.
Partai Buruh dan Koalisi secara tegas menolak seruan-seruan untuk melarang burqa di masa lalu, dengan pemimpin One Nation Pauline Hanson mendapat teguran pedas karena mengenakan pakaian itu ke parlemen tahun lalu.

Source: AAP - SBS
