Mencari pekerjaan di luar negeri adalah jalan untuk mencapai kemakmuran bagi sejumlah komunitas di Indonesia, dan bagi para pekerja migran buah dari mimpi ini tidak hanya untuk diri mereka semata.
Kerja domestik, termasuk menjadi perawat yang tinggal bersama keluarga majikan, adalah pekerjaan yang menyediakan layanan vital dalam kehidupan sehari-hari bagi banyak orang, tapi pekerja yang menjalani peran ini jarang diperhatikan.
Bekerja sebagai pembantu untuk keluarga di Jakarta atau kota-kota besar lain adalah tujuan umum, banyak perempuan muda juga tertarik untuk bekerja di luar negeri karena gaji yang besar.
Perempuan pekerja migran yang kerap dijuluki pahlawan devisa ini menyumbang ekonomi nasional dengan secara rutin mengirimkan gaji mereka untuk keluarga di kampung halaman. Namun, ketika kita melihat mereka pada berita, lebih sering terkait dengan isu negatif.
Film dokumenter Help Is On The Way menampilkan kenyataan hidup para pekerja migran ke layar yang dimulai dari kesibukan di sebuah pusat pelatihan di Indonesia yang menyiapkan para perempuan untuk bekerja di luar negeri sebagai asisten rumah tangga.
Setiap tahun, ratusan perempuan seperti Sukma, Meri, Muji dan Tari direkrut oleh agen tenaga kerja yang dibayar setelah sukses membuat rekrutannya ditempatkan bekerja di luar negeri.
Perempuan dari desa dan daerah pinggiran ini bercita-cita untuk bekerja di negara-negara seperti Taiwan, Hong Kong dan Singapura.

Help is On The Way diputar pada Indonesian Film Festival (IFF) Australia di sinema Australia Centre for the Moving Image (ACMI).
Film ini disutradarai oleh Ismail Fahmi Lubis yang sebelumnya menggarap dokumenter Tarling is Darling yang pernah diputar di Taiwan International Documentary Festival (TIDF).
Ketika berada di Taiwan membagikan selebaran pemutaran filmnya di tempat publik, ia bertemu banyak pekerja migran Indonesia yang beberapa dari mereka kemudian hadir di pemutaran filmnya.
Peristiwa itu yang mendorong Ismail untuk menggarap film dokumenter tentang perempuan yang menganggap Taiwan sebagai tanah untuk mencapai mimpi mereka.
