Hati Kami Untuk Indonesia: Turnbull

Perdana Menteri Malcolm Turnbull mengatakan kebrutalan, ketidakmanusiawian dan penghujatan dari bom bunuh diri baru-baru ini di Indonesia "almost beggar's belief" (=melampaui apa yang dapat dipercaya)

Surabaya church attack

In Surabaya shows firemen extinguishing vehicles on fire shortly after a bomb blast at a church in Surabaya Source: SURABAYA GOVERNMENT

Penduduk Australia yang berlibur di Indonesia telah diperingatkan atas meningkatnya risiko serangan teroris setelah serentetan pemboman bunuh diri merobek gereja-gereja dan markas polisi di Surabaya, kota terbesar kedua negara itu.

Surabaya terguncang setelah sebuah bom mobil meledak di sebuah markas polisi pada hari Senin, dan enam keluarga meledakkan diri pada hari Minggu, menewaskan 13 orang dan melukai 40 orang mayoritas beragama Kristen yang menghadiri kebaktian di tiga gereja yang terpisah.

Bulan puasa Ramadhan sudah menjelang, yang dimulai pada hari Selasa, dan saran perjalanan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan mendorong orang untuk berhati-hati di tengah meningkatnya ancaman serangan lebih lanjut.

Satu juta orang Australia melakukan perjalanan ke Indonesia setiap tahun.

Perdana Menteri Malcolm Turnbull mengutuk serangan itu dan menyatakan belasungkawa.

Officers block a road following an attack at the local police headquarters in Surabaya, East Java, Indonesia, Monday, May 14, 2018.
Officers block a road following an attack at the local police headquarters in Surabaya, East Java, Indonesia, Monday, May 14, 2018. Source: AAP

"Hati kami untuk semua korban serangan itu dan orang-orang Indonesia tahu bahwa mereka memiliki solidaritas kami yang tinggi dalam perang melawan terorisme," kata Turnbull kepada wartawan di Sydney.

"Ini  "almost beggar's belief" (=melampaui apa yang dapat dipercaya); kebrutalan, kebiadaban, ketidakmanusiawian, penghujatan para teroris itu."

Dia telah menulis surat kepada Presiden Indonesia Joko Widodo untuk mengungkapkan simpatinya sepenuh hati.

 

Menteri Luar Negeri Julie Bishop mengatakan Australia akan terus bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dan lembaga penegak hukum untuk membantu menggagalkan rencana teror di masa depan.

"Kami mengutuk serangan pengecut ini" katanya.

Menteri Dalam Negeri Peter Dutton mengatakan Australia bersatu dengan Indonesia.

"Ancaman ini tidak akan hilang dan Australia benar-benar bersatu dengan seorang teman yang sangat, sangat penting di Indonesia untuk memastikan kita dapat bekerja dengan presiden dan pemerintah Indonesia untuk menjaga rakyatnya tetap aman," kata Dutton kepada wartawan di Canberra. pada hari Senin.

"Kejahatan telah menang dalam beberapa jam terakhir."  Dia mengatakan bahwa adanya wanita dan anak-anak yang terlibat dalam pemboman gereja itu sangat "mengerikan".

 

Pemimpin Oposisi Bill Shorten dan jurubicara urusan luar negeri Partai Buruh Penny Wong mengatakan serangan itu tidak memiliki dasar terhadap agama dan merupakan penghinaan bagi orang-orang yang cinta damai dari semua agama.

"Ini terutama sangat mengkhawatirkan mendengar laporan tentang serangan yang dilakukan oleh satu keluarga, yang membunuh anak-anaknya sendiri," kata mereka dalam pernyataan bersama.

Mantan perdana menteri Kevin Rudd mengatakan insiden itu merupakan "pengingat serius" dari bahaya baru yang ditimbulkan oleh pejuang Negara Islam yang kembali dari Suriah dan Irak.

"Ancaman yang signifikan bagi warga Australia dan orang barat di wilayah Asia Tenggara," dia men-tweet.

 

 


Share

3 min read

Published

Updated

Source: AAP



Share this with family and friends


Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Watch now