Ketua panitia acara, Ferdy Mauboy mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk mendukung masyarakat Palu dan Donggala di Provinsi Sulawesi Tengah yang terkena dampak gempa bumi dan tsunami sejak Jumat, 28 September 2018.
“Atas nama panitia, saya ingin mengajak semua Territorians bergandengan tangan bersama untuk mendukung teman-teman kami di Indonesia yang baru-baru ini dilanda musibah bencana alam.
Panitia juga memberikan kesempatan bagi individu atau bisnis yang ingin menyumbangkan uang atau barang untuk digunakan saat acara amal. Kami juga akan menjual makanan dan minuman pada malam itu,” tambah Ferdy.
Konsulat RI di Darwin membenarkan inisiatif Komunitas Indonesia di Northern Territory untuk menyelenggarakan acara amal ini dan siap memberikan bantuan.
“Saya telah bertemu dengan perwakilan masyarakat dan membenarkan permintaan mereka untuk mendukung masyarakat Palu dan Donggala di Sulawesi Tengah. Mereka menyatakan minat yang besar untuk menyelenggarakan acara amal untuk menggalang dana dan dukungan emosional dari semua Territorians. Dalam kapasitas saya sebagai wakil dari Rakyat dan Pemerintah Indonesia di Northern Territory, saya memberikan dukungan saya untuk inisiatif ini,” ujar Konsul Dicky Soerjanatamihardja.
Dalam acara publik dan non-alkohol ini akan ditampilkan live music band dan beberapa pertunjukan budaya.
