Keceriaan Peringatan Hari Ibu 2016 di Konsulat Jenderal RI - Sydney

Konsul Jenderal Sydney, Dr Yayan Mulyana dan Ibu Irene Mulyana memperingati Hari Ibu 2016.

Batik garment

Ms Edwina McCann (Australian Fashion Chamber/Editor in Chief Vogue Australia) and Ms Courtney Miller (General Manager Australia Fashion Chamber) Source: Joanes T

Keceriaan Peringatan Hari Ibu 2016 di Sydney

 

“Selamat Hari Ibu. This is indeed a celebration from us, by us and to us all, Indonesian women”, dituturkan Ibu Irene Mulyana, sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan KJRI Sydney pada peringatan Hari Ibu tanggal 17 Desember 2016. Bertempat di Wisma Indonesia, peringatan yang bertema “Kesetaraan perempuan dan laki-laki untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan, perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan” bertepatan juga dengan perayaan ulang tahun ke-17 Dharma Wanita Persatuan.

Konsul Jenderal RI untuk New South Wales, Queensland dan South Australia, Dr Yayan GH Mulyana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu seyogyanya digunakan untuk merefleksikan peran integral perempuan Indonesia tidak hanya sebagai ibu, tetapi juga dalam pengertian yang lebih luas, seperti istri, anak, nenek, kakak, adik, sahabat dan rekan kerja.

Acara ini dimeriahkan dengan menghadirkan Nita Seno Adji dan Handy Hartono, dua perancang busana senior dari Tanah Air, yang menampilkan peragaan busana berbahan Batik, Tenun dan Bordir.

recovered_f71f3fa33e03e795b6010092b2224f61.jpg

Dalam kesempatan tersebut, kedua desainer juga menyampaikan kebahagiaan mereka dalam berpartisipasi untuk memeriahkan perayaan Hari Ibu di Sydney. Tepuk tangan membahana terdengar saat hadirin kagum pada koleksi busana cantik yang dibawakan dengan apik oleh para model dari komunitas Indonesia di Sydney.

recovered_7b9dfb48b594468ae194c25c116eabc3.jpg

Pemilihan Ratu Kebaya adalah puncak acara peringatan Hari Ibu 2016. Tahun ini, enam Ibu yang terpilih berpenampilan terbaik merupakan wakil dari kebhinekaan perempuan Indonesia yaitu lintas generasi, profesi dan suku bangsa.

Sebanyak 120 anggota komunitas perempuan Indonesia tampak antusias mengikuti rangkaian acara, bahkan terdapat beberapa anggota masyarakat yang berdomisili di negara bagian lainnya yang secara khusus menyempatkan datang.

Acara yang juga menampilkan Tari Merak dari anak-anak Indonesia telah ditutup dengan ramah tamah dan santap siang yang menyajikan kuliner khas Nusantara seperti sop bakso Malang, semur daging, ayam bakar dan bakwan jagung.

recovered_55153282262ee5a4c67d426ad67900ad.jpg

Beberapa hari sebelumnya Konsul Jenderal RI untuk New South Wales (NSW), South Australia (SA) dan Queensland (QLD), Dr Yayan GH Mulyana, telah mengundang Ms Edwina McCann, Editor Utama Vogue Australia, untuk menghadiri fashion industry luncheon di Wisma Indonesia, Sydney tanggal 12 Desember 2016.

Undangan Ms McCann itu antara lain adalah untuk berdiskusi mengenai diplomasi busana serta langkah kerja sama intensif antara perancang busana Indonesia dengan para mitranya di Australia yang berbasis di NSW, SA dan QLD. Konjen Yayan selanjutnya menyampaikan bahwa fashion telah berperan sebagai salah satu motor penggerak pembangunan yang semakin penting di Indonesia sebagai bagian dari sektor ekonomi kreatif. Disampaikan pula bahwa setelah kuliner, fashion merupakan penyumbang kedua terbesar bagi PDB Indonesia. Sejalan dengan hal ini, KJRI Sydney telah mengembangkan beragam program diplomasi busana, seperti pagelaran “IndonesiaBeautiful” di Sydney dan kerja sama Adelaide Fashion Center dengan Islamic Fashion Institute di Bandung.

 

Ms McCann, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Bersama Australian Fashion Chamber (AFC), menyampaikan apresiasi atas inisiatif KJRI Sydney dalam menyelenggarakan pagelaran “IndonesiaBeautiful”. Menurut penilaian beliau, acara tersebut telah berhasil memperkenalkan Batik ke masyarakat fashion yang berbasis di negara bagian NSW. Diungkapkan harapannya agar kreativitas para perancang busana Indonesia dapat terus dikembangkan dan didukung dengan mekanisme pengawasan kualitas craftmanship.

 

Kemitraan Publik Privat, dipandang Ms McCann, sebagai salah satu kunci sukses promosi diplomasi busana Australia. AFC adalah implementasi dari kemitraan Departemen Luar Negeri Australia dengan para pemangku kepentingan industri busana di Australia, termasuk publikasi mode, sekolah mode dan para perancang busananya. Atas instruksi Menlu Julie Bishop, beberapa Kedutaan Besar Australia di negara-negara industri mode aktif mendukung partisipasi para perancang Australia di pekan busana, termasuk pada Jakarta Fashion Week dan Indonesia Fashion Week.

 

Sebelum jamuan berakhir, Konjen menyampaikan harapannya untuk tercapainya kerjasama antara KJRI Sydney dengan AFC dan Vogue Australia pada promosi diplomasi busana Indonesia, termasuk melalui pagelaran “IndonesiaBeautiful” ke-2 di tahun 2017.

 

 

Jamuan telah dihadiri juga oleh Ms Courtney Miller (General Manager AFC) dan Sdr Joannes Tandjung, karyasiswa Kemlu RI yang menekuni studi Doktoral perlindungan hukum atas Batik Indonesia di University of Sydney.

KJRI
KJRI Source: Joanes T

KIKA: Konsul Jenderal Dr Yayan Mulyana, Ms Edwina McCann (Ketua Australian Fashion Chamber/Editor Utama Vogue Australia), Ms Courtney Miller (General Manager Australian Fashion Chamber) dan Ibu Irene Mulyana didampingi Sdr Joannes Tandjung. 


Share

4 min read

Published

Updated



Share this with family and friends


Follow SBS Indonesian

Download our apps
SBS Audio
SBS On Demand

Listen to our podcasts
Independent news and stories connecting you to life in Australia and Indonesian-speaking Australians.
Ease into the English language and Australian culture. We make learning English convenient, fun and practical.
Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS
SBS Indonesian News

SBS Indonesian News

Watch it onDemand