Masyarakat Aborigin di Uluru minta bandara tetap ditutup untuk menahan penyebaran COVID-19

Masyarakat Mutitjulu, di Taman Nasional Uluru Kata Tjuta, menyurati pemerintah negara bagian dan federal untuk menunda pembukaan kembali bandara terdekat pada 1 Agustus karena kekhawatiran penularan virus corona.

Ada kekhawatiran tentang pengunjung yang terbang ke Bandara Connellan Airport dari zona merah COVID-19 di New South Wales dan Victoria dapat membahayakan penduduk lokal karena mereka menggunakan resor turis di Yulara untuk berbelanja.

Ada kekhawatiran pengunjung yang terbang ke Bandara Connellan Airport dari zona merah COVID-19 di New South Wales dan Victoria dapat membahayakan penduduk lokal Source: AAP

Lembaga masyarakat Aborigin Mutitjulu (MCAC) telah mengirim surat kepada Menteri Utama Teritori Utara Michael Gunner dan Menteri federal untuk Penduduk Asli Australia Ken Wyatt untuk menunda pembukaan kembali penerbangan ke daerah mereka.

Kelompok itu mengatakan rencana pembukaan tanggal 1 Agustus mendatangkan risiko yang tidak dapat diterima oleh masyarakat.

"Pemerintah harus menutup bandara dan turis harus pergi ke tempat lain," kata ketua MCAC, Gloria Moneymoon.

"Masih terlalu berbahaya bagi kami untuk menerima pengunjung dari tempat-tempat berisiko tinggi."
Pemukiman masyarakat Mutitjulu di dekat Uluru, Kawasan Utara.
Pemukiman masyarakat Mutitjulu di dekat Uluru, Kawasan Utara. Source: AAP
Dikhawatirkan mereka yang terbang ke Bandara Connellan dari New South Wales dan Victoria dapat membahayakan penduduk yang rentan, karena mereka menggunakan resor wisata terdekat di Yulara untuk berbelanja.

Tidak ada fasilitas karantina di Yulara, jadi mereka yang terbang dari hotspot harus dipindahkan hampir 450 kilometer ke Alice Springs.

"Masyarakat adat lebih banyak menderita penyakit kronis daripada warga lain," kata direktur MCAC Craig Woods. “Virus ini tidak baik untuk masyarakat kami. "Tolong tunda liburanmu, tetap di rumah dan jaga komunitas Mutitjulu tetap aman."

Taman nasional dapat ditutup jika kekhawatiran tidak didengar

Taman Nasional Uluru Kata Tjuta telah dikelola bersama oleh pemilik tradisional dan pemerintah Australia sejak 1985. Dewan yang mengatur operasi terdiri dari delapan pemilik tradisional, dua orang dicalonkan oleh pemerintah federal, satu oleh pemerintah wilayah dan Direktur Taman Nasional.
Taman Nasional Uluru Kata Tjuta dikelola bersama oleh pemilik tradisional dan pemerintah Australia sejak tahun 1985.
Taman Nasional Uluru Kata Tjuta dikelola bersama oleh pemilik tradisional dan pemerintah Australia sejak tahun 1985. Source: AAP
Lembaga ini dapat menutup akses wisatawan ke Uluru jika bandara tidak ditutup, kata MCAC.

"Kami telah meminta dewan untuk menutup taman nasional jika pemerintah tidak menutup bandara dan membatalkan semua penerbangan sampai pemberitahuan lebih lanjut," kata Moneymoon.

"Kami mendorong agar dewan mendukung permintaan kami."

Kawasan Utara menambah daftar hotspot

Pemerintah Kawasan Utara telah menambahkan wilayah baru ke daftar hitamnya pada hari Senin, dengan melarang pengunjung dari Eurobodalla Shire di NSW. Wilayah yang mencakup Batemans Bay bergabung dengan Sydney dan seluruh negara bagian Victoria dalam daftar karantina.

"Ini berarti siapa pun yang datang dari Batemans Bay, Sydney atau Victoria akan pergi ke fasilitas yang diawasi seperti Howard Springs selama 14 hari dan akan dikenakan biaya $2.500," kata Menteri Utama Michael Gunner.

"Saya katakan di awal tentang fakta bahwa respons COVID-19 kami akan berubah dengan cepat."

“Hotspot dapat ditambahkan tanpa pemberitahuan, dan Anda melihatnya hari ini.

"Tidak ada lagi peringatan dua hari sebelumnya, bagi kami untuk mendeklarasikan hotspot, itu bisa ditetapkan segera."

Batemans Bay Soldiers Club telah dikaitkan dengan delapan kasus baru COVID-19 pada hari Senin.


 

Share

3 min read

Published

Updated

By Lucy Murray

Presented by Alfred Ginting

Source: SBS


Share this with family and friends


Follow SBS Indonesian

Download our apps
SBS Audio
SBS On Demand

Listen to our podcasts
Independent news and stories connecting you to life in Australia and Indonesian-speaking Australians.
Ease into the English language and Australian culture. We make learning English convenient, fun and practical.
Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS
SBS Indonesian News

SBS Indonesian News

Watch it onDemand