Sekitar 35 wisatawan asing dan domestik diyakini terjebak dan dua orang meninggal, setelah tanah longsor menghantam situs air terjun di Lombok, ungkap seorang pejabat badan penanganan bencana.
Dua gempa bumi berkekuatan sedang melanda pulau wisata Indonesia tersebut, memicu tanah longsor, ketika sekitar 40 wisatawan Malaysia dan domestik mengunjungi air terjun Tiu Kelep.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nusa Tenggara Barat Muhammad Rum mengatakan kepada Kompas TV bahwa upaya pencarian dan penyelamatan sejauh ini hanya berhasil mengevakuasi tiga dari 40 orang serta dua orang ditemukan dalam kondisi tewas.
"Kami berharap mereka semua selamat. Kami belum bisa memastikan, evakuasi masih berlangsung," kata Mr Rum.
Dirinya tidak bisa mengkonfirmasi kewarganegaraan mereka yang meninggal atau yang diselamatkan.
Serangkaian gempa bumi dan gempa susulan menewaskan hampir 500 orang di Lombok tahun lalu, dan menyebabkan kerusakan pada bangunan dan infrastruktur publik senilai total 700 juta dolar.
Baca selengkapnya di sini.
