Pergantian Pemberian visa Pelajar Australia menyebabkan penundaan

Pergantian pemrosesan permohonan visa pelajar yang baru telah menyebabkan penundaan dan bahkan penolakan permohonan visa pelajar.

Obsolete visa sticker

Source: AAP

Sebuah laporan oleh koran The Australian menyebutkan bahwa pergantian yang baru diterapkan untuk mempermudah pemrosesan permohonan visa pelajar justru telah menyebabkan penundaan yang besar, bahkan penolakan permohonan visa pelajar.

Hal itu telah mengancam penghasilan industri ekspor ketiga terbesar Australia yaitu pendidikan untuk pelajar asing.

Tahun lalu tercatat lebih dari 652 ribu orang siswa internasional dengan visa pelajar di Australia.dengan nilai tahunan mencapai $18.5 miliar saat ini.

Laporan itu menyebutkan bahwa pemrosesan yang dipermudah yang diterapkan sejak tanggal 1 Juli 2016, telah menyebabkan penundaan yang besar.

Penyedia pendidikan Australia seperti sekolah pelajaran bahasa Inggris dan universitas akan dirugikan karena mahasiswa mereka tidak dapat datang pada waktu sebelum semester baru dimulai.

Penundaan pemberian visa ini dapat mempengaruhi ribuan siswa dari Cina. 

Fiona Docherty, Wakil Presiden International dari University of NSW mengatakan kepada The Australian bahwa 350 orang siswa yang seharusnya memulai kuliah merkea minggu ini masih belum mendapatkan visa mereka.

Fiona Zammit, Direktur Eksecutif dari Australian Council of Graduate Research, salah satu pihak yang berkepentingan atau stakeholder, mengatakan bahwa hal itu sangat mengkhawatirkan sehingga badan pemberi bea siswa yang paling terkenal dari Cina, The Chinese Scholarship Council merekomendasikan siswa mereka untuk memikirkan kembali pergi ke negara lain untuk melanjutkan pendidikan mereka.

Brett Blacker, Direktur Eksekutif dari kelompok English Australia, badan yang mewakili perguruan tinggi bahasa Inggris mengatakan bahwa ratusan siswa yang telah mendaftarkan diri untuk pelajaran bahasa Inggris di Australia sebelum memasuki program kuliah kesarjanaan mereka juga belum mendapatkan visa mereka.

Juru bicara Department of Immigration and Border Control mengakui bahwa pergantian terhadap sistem visa itu telah menyebabkan penundaan.

Ia mengatakan departemen itu dalam waktu satu bulan akan menyelesaikan 75 persen dari permohonan.   Ia juga menambahkan bahwa departemen itu harus memberi prioritas pada permohonan yang diajukan lebih dari sebulan yang lalu.


2 min read

Published

Updated

By RO

Source: The Australian



Share this with family and friends


Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Watch now