Rambu peringatan kamera kecepatan di NSW akan ditiadakan

Pengendara di New South Wales tidak akan lagi diberi peringatan ketika mendekati kamera kecepatan berpindah di jalan.

Mobile Speed Camera in NSW

Mobile Speed Camera in NSW Source: CarAdvice/Getty image

Rambu-rambu peringatan kamera kecepatan berpindah di NSW, yang saat ini ditempatkan 250 meter dan 50 meter sebelum kamera kecepatan berpindah akan ditiadakan.

Rambu reflektif yang ditempatkan di pinggir jalan memperingatkan pengguna kendaraan ke perangkat deteksi kecepatan juga akan dihapus dalam 12 bulan ke depan.

Pada 19 November 2020, Menteri Transportasi dan Jalan, Andrew Constance dan Menteri Transportasi dan Jalanan Regional, Paul Toole mengumumkan perubahan pada program kamera kecematan berpindah di NSW, yang mencakup peningkatan jam penegakan, serta pengurangan corak visibilitas tinggi pada kendaraan dan penghapusan tanda peringatan.

Perubahan ini membuat NSW sejalan dengan aturand di yurisdiksi Australia lainnya menjalankan program dan praktik mereka dengan lebih baik dan direkomendasikan oleh Auditor General NSW.

Menteri Transportasi NSW Andrew Constance mengatakan, “ini adalah tentang mengubah budaya dan perilaku.”
“Kami telah melihatnya terjadi dengan program pendeteksian telepon genggam, di mana tingkat orang yang melakukan pelanggaran terus menurun."

Penegakan kamera kecepatan adalah salah satu yang paling efektif, tindakan berbasis bukti untuk mengurangi mengemudi kecepatan tinggi, menyelamatkan nyawa, dan mencegah cedera.

Penelitian menunjukkan bahwa praktik terbaik program kamera kecepatan berpindah dengan jam yang cukup, jumlah lokasi penegakan yang tinggi, operasi tanpa tanda dan penerapan yang sangat acak dapat menghasilkan pengurangan kecelakaan sebesar 20-30 persen yang konsisten di seluruh jaringan.

Selain itu, jam operasional 45 unit kamera kecepatan berpindah yang saat ini digunakan di NSW akan ditingkatkan tiga kali lipat di bawah aturan baru, dari 7.000 jam per bulan menjadi 21.000 jam.

Perubahan tersebut dapat menyelamatkan antara 34 - 43 nyawa dalam setahun, menurut pemodelan independen dari Monash University Accident Research Centre.

Tetapi anggota Partai Nasional MLC yang berbasis di Wagga Wagga, Wes Fang menuduh rekannya dari Partai Liberal membuat keputusan tersebut tanpa menyampaikannya ke koalisi.

"Ini adalah salah satu contoh lain dalam garis panjang keputusan kebijakan Partai Liberal yang berpusat pada kota, dan saya sangat kecewa," katanya.

Wes Fang mengkritik rekan koalisinya atas keputusan menghapus tanda peringatan kamera kecepatan dan mengatakan bahwa langkah itu akan secara tidak adil menargetkan pengendara motor regional.

"Keputusan kebijakan ini menempatkan beban pada pengendara di daerah regional dan daerah yang akan ditargetkan secara tidak proporsional mengingat jarak yang lebih jauh dan batas kecepatan yang lebih tinggi di daerah regional," katanya.

Pihak Oposisi juga kritis, dengan juru bicara untuk Jalan dari Partai Buruh John Graham mengatakan langkah tersebut tampaknya hanya tentang peningkatan pendapatan.

“Ini diumumkan pada pekan anggaran karena itu adalah pendapatan anggaran,” katanya.

"Kami tahu bahwa pendapatan yang bagus akan melonjak sekitar sepertiga sebagai hasil dari tindakan tunggal ini. Ada risiko di sini bahwa pengemudi hanya melihatnya sebagai peningkatan pendapatan."

Fang setuju bahwa pengemudi akan kehilangan kepercayaan dalam proses sebagai akibat dari perubahan tersebut.

"Orang harus yakin pada sistem bahwa jika mereka terlalu cepat mereka akan diberi peringatan, dan jika mereka tetap melakukannya maka mereka akan mendapatkan tilang," katanya.


Share

3 min read

Published

Updated

By Ricky Onggokusumo

Presented by SBS Indonesian

Source: Transport for NSW


Share this with family and friends


Follow SBS Indonesian

Download our apps
SBS Audio
SBS On Demand

Listen to our podcasts
Independent news and stories connecting you to life in Australia and Indonesian-speaking Australians.
Ease into the English language and Australian culture. We make learning English convenient, fun and practical.
Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS
SBS Indonesian News

SBS Indonesian News

Watch it onDemand