Pelunakan serius perbatasan Selandia Baru sedang berlangsung — dan akan segera diberlakukan.
Pada Senin pagi (14/03/2022), Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan kepada TVNZ bahwa akan ada pengumuman pada minggu ini terkait jadwal baru pembukaan kembali yang akan mengakhiri sebagian besar pembatasan perbatasan COVID-19.
"Warga Australia secara umum direncanakan bisa masuk pada bulan Juli, dan negara-negara bebas visa menyusul setelahnya. Kami sedang mempertimbangkan untuk memajukan jadwal ini karena kami yakin dapat melakukannya dengan aman," kata Ms Ardern.
"Kami berencana akan membuat pengumuman terkait jadwal tersebut pada minggu ini."
Selandia Baru telah mempertahankan pemberlakuan perbatasan yang ketat selama hampir dua tahun sebagai garis kunci dalam pertahanan COVID-19 mereka, membuat negara itu memiliki tingkat penyakit serius dan kematian terendah untuk negara maju.
Namun, kedatangan Omicron telah meningkatkan jumlah kasus, dan membuat mereka menerima bahwa rezim perbatasan yang ketat lebih banyak merugikannya daripada menguntungkan.
Operator pariwisata, keluarga yang terpisahkan, dan warga Selandia Baru yang terkunci di luar negara mereka sendiri selama ini telah mengajukan petisi untuk pelunakan perbatasan.

So far, New Zealand has taken the first two steps of its border reopening plan — opening to Kiwis in Australia and further abroad, as well as highly-paid worker Source: Getty / James D. Morgan
Pemerintahan Ardern berkomitmen untuk strategi pembukaan kembali perbatasan lima langkah pada bulan lalu, tetapi membatalkan rencana itu tak lama setelah kasus Omicron mulai meningkat.
Sejauh ini, pemerintah telah mengambil dua langkah pertama — terbuka bagi warga Selandia Baru di Australia dan lebih jauh lagi di luar negeri, serta pekerja bergaji tinggi di industri kritis, dan para pekerja liburan.
Berikutnya adalah pemegang visa dan pelajar internasional, dan kemudian bagi turis di Australia dan di tempat lain.
"Kami telah membuka kembali secara bertahap dengan cara yang paling aman," ujar Ms Ardern.
"Titik dimana kami keluar dari puncak Omicron adalah ketika para ahli mengatakan akan mungkin untuk membuka kembali perbatasan secara lebih luas."
Selandia Baru saat ini berada ditengah wabah pandemi COVID-19 terbesarnya.
Rawat inap COVID-19 berada pada angka tertinggi yang pernah tercatat yakni sebanyak 896, sementara rata-rata kasus yang bergulir dalam tujuh hari tetap di sekitar angka 20.000.
Ms Ardern mengatakan dia menggunakan rawat inap sebagai metrik kuncinya untuk menentukan puncak wabah.
Tingkat rawat inap telah meningkat dalam enam dari tujuh hari pada minggu lalu, meskipun beberapa pemodel yakin angka ini akan mulai turun berdasarkan penurunan kasus di Auckland, yang menjadi pusat wabah.
Share


