Model berusia 26 tahun, Angela Ponce, akan menjadi perempuan transgender pertama yang ikut berlomba dalam kontes Miss Universe.
Ms Ponce mengalahkan 20 kontestan dan meraih gelar Miss Universe Spanyol pada bulan lalu, mengatakan bahwa mengubah sikap terhadap perempuan transgender lebih penting daripada sekedar kemenangannya itu sendiri.
Kontes ini mulai memperbolehkan perempuan transgender untuk ikut berkompetisi di tahun 2012.

"Saya pikir hal ini akan menjadi satu hal besar - di luar hasil akhirnya - yakni akhir dari suatu era dan awal dari satu hal yang baru, tidak hanya dalam sejarah Miss Universe dan kontes-kontes kecantikan namun pandangan terhadap para perempuan transgender di banyak negara," ungkapnya pada kantor berita AP.
"Ada banyak negara lain dimana hukum tidak melindungi mereka jadi saya pikir penting bagi saya untuk mengatakan 'inilah saya' dan bahwa saya ikut membentuk bagian dari keberagaman atas apa yangdisebut sebagai perempuan dan bahwa saya memiliki hak yang sama dengan yang lainnya."
Ms ponce mengatakan bahwa dengan membuka status transgendernya pada orang-orang di industri modelling, ia ditolak di acara-acara fashion dan juga sesi foto.
Ia mengatakan bahwa moto hidupnya adalah: "Untuk menjadi yang terbaik bukanlah suatu pilihan, tetapi satu keharusan".
Ms Ponce mengatakan bahwa meski memperoleh pengasuhan yang suportif dari keluarga yang mencintainya, ia tidak memiliki role model di dunia fashion.
"Orangtua saya tidak pernah datang ke sekolah untuk meminta perubahan perlakuan, saya melakukannya sendiri," ujarnya.
Salah satu perubahan itu termasuk adalah memberitahukan nama panggilan yang ia pilih kepada para guru di sekolah.
"Telepas dari nama apapun yang ada di daftar nama, Anda harus memanggil saya Angela."
Karir dari model setinggi 1,77m ini mendapatkan momentumnya saat ia memenangkan anugerah kecantikan tingkat daerah di tahun 2015.
Tanggal dan tempat pelaksanaan dari kontes Miss Universe tahun ini belum diumumkan.
