Jembatan senilai 28 miliar dolar menghubungkan Hong Kong dan Macau dengan kota daratan Cina Zhuhai, dan merupakan jembatan penyeberangan laut terpanjang yang pernah dibangun.
Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Macau terdiri dari hampir 35 km (22 mil) bagian jembatan dan ruas jalan, dan sebuah terowongan sepanjang 6,7 km (4 mil) antara pulau-pulau buatan untuk memungkinkan ekspedisi pelayaran lewat tanpa hambatan.

Presiden Xi Jinping memimpin peresmian pada Selasa pagi tetapi tidak menyampaikan banyak hal kecuali menyatakan jembatan secara resmi terbuka disusul ledakan kembang api yang diproyeksikan ke layar di belakangnya.
Wakil premier Han Zheng mengatakan jembatan ini akan membantu mendorong cetak biru strategis Cina untuk "Greater Bay Area" di sekitar Pearl River Delta yang meniru dinamisasi ekonomi global lainnya seperti Teluk San Francisco dan Teluk Tokyo.
"Berdiri di titik awal sejarah baru ini, kami sangat yakin bahwa pembukaan jembatan akan lebih mengembangkan keunggulan khusus bagi Hong Kong dan Macau," ujar Han dalam pidato di upacara tersebut.
Kritik
Namun jembatan ini dikritik di Hong Kong.
Ada kekhawatiran kota ini akan dibanjiri oleh turis dari daratan utama Cina, dan juga sedikit saja hasrat untuk koneksi baik itu ke Macau dan Zhuhai.

Kritik terhadap pemerintah Cina mengatakan jembatan ini sebagai alat untuk menyeret Hong Kong lebih dekat ke dalam genggaman Beijing.
"Jembatan ini menghubungkan Hong Kong ke Cina hampir seperti tali pusar. Anda melihatnya, dan Anda tahu bahwa Anda terkait dengan ibu pertiwi," ungkap anggota parlemen Cina Claudia Mo pada CNN awal tahun ini.
"Hong Kong harus ikuti mengeluarkan banyak biaya untuk jembatan ini, tetapi kami tidak akan memperoleh banyak manfaat dari hal ini" tambahnya.
Hong Kong menghabiskan lebih dari 12 juta dolar untuk proyek ini, meskipun mereka berjuang dengan kurangnya perumahan umum, dan masalah kemiskinan yang meluas.
