SKIP TO MAIN CONTENT

Australia Explained: Kanker Prostat di Australia: Pengujian, Pengobatan, Dukungan

Doctor urologist consulting patient with prostatitis, explaining to him methods of treatment using anatomical model of male reproductive system. Prostatitis treatment
Prostate cancer is one of the most common cancers in men in Australia. Source: iStockphoto / peakSTOCK/Getty Images

Sekitar satu dari lima pria Australia akan didiagnosis menderita kanker prostat semasa hidupnya. Memahami tentang prostat, risiko Anda, serta pilihan tes yang tersedia dapat membantu dalam deteksi dini dan pengobatan. Dalam Australia Explained episode ini, mari pelajari lebih lanjut mengenai kanker prostat, tes PSA, pengobatan, dan dukungan yang tersedia.


Published

Updated

By Phil Tucak

Presented by Tia Ardha

Source: SBS



Skip to podcast episode content

Sekitar satu dari lima pria Australia akan didiagnosis menderita kanker prostat semasa hidupnya. Memahami tentang prostat, risiko Anda, serta pilihan tes yang tersedia dapat membantu dalam deteksi dini dan pengobatan. Dalam Australia Explained episode ini, mari pelajari lebih lanjut mengenai kanker prostat, tes PSA, pengobatan, dan dukungan yang tersedia.


Poin utama

  • Selain kanker kulit, kanker prostat merupakan jenis kanker yang paling umum di Australia.
  • Kanker prostat tidak memiliki gejala khusus; namun, pembesaran kelenjar prostat yang bersifat jinak dapat menyebabkan kesulitan buang air kecil.
  • Tes darah Prostate Specific Antigen (PSA) adalah metode utama untuk mendeteksi kanker prostat dan dianjurkan bagi pria berusia 50 tahun ke atas.
Prostate cancer, illustration
Prostate cancer, 3D illustration showing normal prostate gland and presence of tumour inside prostate gland which compresses urethra. Credit: KATERYNA KON/SCIENCE PHOTO LIBRA/Getty Images/Science Photo Libra

Apa itu kelenjar prostat dan mengapa bisa menimbulkan masalah?

Kelenjar prostat pada pria memiliki ukuran kira-kira sebesar kenari dan terletak di area panggul.

"Prostat terletak di bawah kandung kemih dan mengelilingi saluran tempat keluarnya urine pada pria; kelenjar ini menghasilkan cairan yang bercampur dengan sperma untuk membentuk ejakulat, serta membantu melindungi dan menutrisi sperma. Jadi, peran utamanya berkaitan dengan ejakulasi," jelas Profesor Declan Murphy, seorang ahli urologi dan Direktur Onkologi Genitourinarius di Peter MacCallum Cancer Centre, Melbourne.

Seiring bertambahnya usia pria, prostat umumnya akan membesar. Pembesaran jinak ini dapat menekan uretra—saluran yang mengalirkan urine keluar dari tubuh—dan menyebabkan perubahan pada pola buang air kecil.

Hal ini dapat membuat pria terbangun beberapa kali pada malam hari untuk mengosongkan kandung kemihnya, sebagaimana dijelaskan oleh Helen Crowe, seorang perawat praktisi urologi dari Australian Prostate Centre.

“Itu hanyalah pembesaran jinak; artinya, itu bukan kanker, melainkan sekadar proses penuaan. Namun, pembesaran ini dapat mengganggu proses pengosongan kandung kemih. Saat itulah pria sering kali baru menyadari keberadaan kelenjar prostat mereka, karena kondisi ini mulai menimbulkan masalah,” ujar Ms Crowe.

Kelenjar prostat juga bisa mengalami peradangan atau infeksi—kondisi yang disebut prostatitis—yang menyebabkan rasa tidak nyaman di area perineum, yakni area di antara penis dan anus.

“Kondisi ini bisa sangat tidak nyaman dan mendorong pria untuk memeriksakan diri ke dokter umum dengan keluhan sulit tidur akibat rasa tidak nyaman tersebut, atau merasa sangat tidak nyaman saat duduk maupun berolahraga,” kata Ms Crowe.

Kelenjar prostat juga dapat terkena kanker—kondisi yang biasanya tidak menunjukkan gejala, namun merupakan salah satu jenis kanker paling umum pada pria di Australia.

“Meskipun bagi sebagian pria hal ini bukan masalah besar dan kondisinya bisa dipantau, bagi pria lain, kanker prostat bisa menjadi kondisi yang sangat serius serta menimbulkan gejala yang parah, bahkan kematian,” jelas Prof. Murphy.

prostate 2.jpg
From left, Declan Murphy and Helen Crowe. Credit: Supplied

Apa saja faktor risiko kanker prostat dan tes apa saja yang tersedia?

Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering didiagnosis di Australia. Bertambahnya usia, riwayat keluarga, dan perubahan genetik tertentu yang diturunkan dapat meningkatkan risiko terkena penyakit ini.

"Secara global, kanker prostat merupakan masalah besar; sebuah studi terbaru memprediksi bahwa antara tahun 2020 dan 2040, angka kejadian kanker prostat di seluruh dunia akan meningkat dua kali lipat," jelas Profesor Murphy.

Apart from skin cancer, this is the most common cancer diagnosed in men in Australia. The likelihood by the age of 80 of a man in Australia being diagnosed with prostate cancer is about one in five.
Professor Declan Murphy

Penyebab kanker prostat belum sepenuhnya dipahami, kata Ms Crowe.

Tes darah PSA—atau prostate-specific antigen (antigen spesifik prostat)—dapat membantu mendeteksi tanda-tanda kanker prostat sebelum gejala muncul. Saat ini, Australia tidak memiliki program skrining populasi nasional untuk kanker prostat; oleh karena itu, para pria diimbau untuk mengambil keputusan yang tepat mengenai tes PSA setelah mendiskusikan potensi manfaat dan risikonya dengan dokter umum mereka.

Mulai usia sekitar 50 tahun, pria dapat berkonsultasi dengan dokter umum mengenai apakah tes PSA secara rutin tepat bagi mereka. Pria dengan risiko lebih tinggi mungkin disarankan untuk melakukan konsultasi tersebut lebih awal.

"Jangan menunggu sampai muncul gejala jika Anda khawatir mengenai kanker prostat," kata Profesor Murphy.

"Ada kelompok pasien tertentu yang memiliki risiko lebih tinggi terdiagnosis kanker prostat, misalnya pasien dengan riwayat keluarga yang kuat atau pasien dengan mutasi genetik... Dalam situasi tersebut, kami menyarankan mereka untuk berkonsultasi mengenai pemeriksaan sejak usia sekitar 45 tahun ke atas."

DECLAN MUPHY Robotic surgery in action 1 - credit Declan Murphy.png
Robotic surgery is used to treat some prostate cancer conditions. Credit: Declan Murphy

Apa saja pilihan pengobatan untuk kanker prostat?

Penanganan kanker prostat bergantung pada stadium dan tingkat agresivitas kanker saat didiagnosis.

"Pasien perlu diyakinkan bahwa diagnosis kanker prostat tidak lagi berarti bahwa pengobatan kanker prostat pasti harus dilakukan," jelas Profesor Murphy.

"Bahkan, saat ini di negara-negara seperti Australia—di mana lebih dari 90 persen pasien didiagnosis dengan kanker yang masih terbatas pada kelenjar prostat—kami sering menyarankan agar pengawasan atau pemantauan menjadi langkah penanganan yang tepat untuk kanker tersebut."

Selama masa pengawasan aktif, pasien menjalani tes dan pemeriksaan rutin untuk memantau kondisi kanker. Pengobatan mungkin akan disarankan jika terdapat tanda-tanda bahwa kanker tersebut berkembang.

Bagi pasien dengan jenis kanker prostat yang lebih agresif, pembedahan, terapi radiasi, kemoterapi, dan terapi hormon merupakan beberapa pilihan pengobatan yang dapat dipertimbangkan.

"Saat ini, ada berbagai metode yang kami gunakan untuk mengendalikan kanker ini. Bisa dikatakan bahwa dalam kurun waktu sekitar 10 tahun terakhir, telah terjadi kemajuan pesat terkait pilihan pengobatan yang tersedia bagi pasien, bahkan jika kanker tersebut telah menyebar ke bagian tubuh lainnya," jelas Profesor Murphy.

Hasil pengobatan bervariasi tergantung pada sejumlah faktor, termasuk jenis dan stadium kanker; namun, kanker prostat yang didiagnosis pada stadium awal umumnya memiliki tingkat kelangsungan hidup yang sangat tinggi bagi penderitanya.

Declan Murphy Single Port 4 - credit Declan Murphy.jpg
Urologist Declan Murphy performing a prostate cancer surgery procedure. Credit: Declan Murphy

Seperti apa rasanya menderita kanker prostat?

Danny Moyle berusia 65 tahun ketika dokter umumnya merujuknya ke dokter spesialis urologi karena kadar PSA-nya terus meningkat secara bertahap.

"Kami menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan rekomendasinya adalah melakukan prostatektomi total," ungkap Pak Moyle.

Mendengar kabar bahwa ia harus menjalani operasi pengangkatan prostat merupakan sebuah kejutan bagi mr Moyle.

"Hal itu benar-benar memukul perasaan saya karena saya berpikir, 'Saya akan kehilangan bagian penting dari organ reproduksi yang akan berdampak besar pada kehidupan seksual saya' dan sebagainya," jelasnya.

Setelah operasi, kadar PSA Mr Moyle kembali naik, yang menimbulkan kekhawatiran.

"Itu berarti kankernya masih ada di suatu tempat. Tentu saja bukan di prostat, karena prostatnya sudah diangkat. Hal yang luar biasa dari sel kanker prostat adalah, di mana pun letaknya di dalam tubuh, sel-sel tersebut akan terus memproduksi PSA, jadi sel kanker itu bisa berada di mana saja," ujar Mr Moyle.

Selama lima tahun berikutnya, dokter terus memantau kadar PSA Mr Moyle. Dokter onkologi radiasinya akhirnya menyarankan rangkaian terapi radiasi selama tujuh minggu dan terapi hormon selama enam bulan.

“Beberapa bulan itu bukanlah masa yang menyenangkan bagi saya di tahun lalu. Setelah itu, saya kembali menjalani pemeriksaan PSA secara rutin. Hasil pemeriksaan terakhir saya di penghujung tahun lalu menunjukkan kadar yang tidak terdeteksi, jadi kondisinya tampak membaik,” kenang Mr Moyle.

Ms Crowe mengatakan bahwa pria bisa mengalami beragam emosi setelah didiagnosis menderita kanker prostat, termasuk perasaan terkejut dan ketidakpastian.

“Rasa terkejut adalah hal yang sangat umum terjadi. Jadi, kami menjelaskan bahwa perasaan mereka saat ini sangatlah wajar, namun situasi akan terasa lebih ringan setelah mereka mendapatkan informasi dan mengetahui rencana pengobatannya,” jelasnya.

Diane and Danny Moyle - credit Danny Moyle.JPG
Danny Moyle with his wife Diane. Credit: Danny Moyle.

Dukungan apa saja yang tersedia bagi pria penderita kanker prostat?

Tersedia dukungan bagi mereka yang didiagnosis menderita kanker prostat, termasuk layanan dari perawat spesialis yang dapat menjawab pertanyaan, memberikan perawatan khusus, serta membantu pasien menjalani proses pengobatan dan pemantauan berkelanjutan.

Bagi Mr Moyle, dukungan dari keluarga sangatlah berarti.

"Dukungan terbaik dan paling besar yang saya terima sejauh ini datang dari istri saya... Selain itu, para dokter dan spesialis yang menangani saya juga sangat membantu dan suportif dalam setiap tahapan perjalanan pengobatan ini," ujarnya.

Ia kemudian mendirikan kelompok dukungan lokal di kampung halamannya, Bargara, Queensland.

"Hal itu memberikan dampak yang sangat besar. Bisa berbincang dengan sesama pria yang menjalani pengalaman serupa—membahas masalah pribadi dan saling memberikan dukungan—sungguh luar biasa. Para pembicara tamu yang kami hadirkan pun sangat hebat," jelas Mr Moyle.

Anda dapat menemukan informasi lebih lanjut tentang kanker prostat dan kelompok dukungan di wilayah Anda, dengan Australian Prostate Centre dan Prostate Cancer Foundation of Australia.

Berlangganan atau ikuti podcast Australia Explained untuk mendapatkan informasi dan tips berharga seputar penyesuaian diri dengan kehidupan di Australia.

Anda punya pertanyaan atau ide topik? Kirimkan email ke australiaexplained@sbs.com.au

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.

Latest podcast episodes

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Stream now