SBS News mengungkapkan Australia telah menjual amunisi dan teknologi militer ke negara-negara yang dilanda perang di Afrika, termasuk di daerah dimana tentara anak-anak masih dipaksa untuk berperang.
Sementara pemerintah bertujuan untuk mengeruk keuntungan pasar perangkat keras militer, para juru kampanye mendesak untuk melihat lebih dekat beberapa pelanggannya.
Dokumen yang diperoleh SBS News mengungkapkan perusahaan Australia secara diam-diam menjual amunisi dan peralatan militer ke negara-negara yang dilanda perang di Afrika, termasuk negara negara di mana dikhawatirkan terjadinya pelanggaran hak asasi manusia yang berat.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Share





