Australia adalah negara yang sangat beragam dimana bagi lebih dari 250 bangsa dengan 350 bahasa. Pemerintahan Partai Buruh ingin menampilkan wajah Australia yang multikultural dalam peningkatan keterlibatannya dengan dunia.
Para ahli di panel setuju bahwa Australia telah menempuh perjalanan jauh sejak Pemerintah Federal menjauh dari kebijakan rasis Australia Putih dan pertama kali mengadopsi platform multikultural resmi pada 1970-an.
Tetapi mantan diplomat Australia yang sekarang bekerja untuk Cochlear Asia-Pasifik, mengatakan banyak sikap masyarakat terhadap multikulturalisme sebagian besar masih dangkal.
Dengarkan SBS Indonesian
setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu
jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook
dan jangan lewatkan podcast
kami.
Share





