Pada bulan Maret tahun ini, 1.400.000 orang mengambil bagian dalam apa yang kemudian dikenal sebagai "pemogokan sekolah" untuk meningkatkan kesadaran global tentang krisis iklim.
Menjelang KTT PBB United Nations Climate Action Summit di New York yang dimulai Senin 23 Sep, sekali lagi jutaan pengunjuk rasa akan bergabung di seluruh dunia.
Para Siswa akan memimpin kerumunan yang beragam, setelah mendapat dukungan dari semua sektor masyarakat, termasuk pemimpin bisnis, kelompok Universitas dan Serikat buruh.




