Watch FIFA World Cup 2026™

LIVE, FREE and EXCLUSIVE

Mengapa COVID-19 terus menyebarkan xenophobia anti-Cina?

Chinese-Australians say they have seen an increase in online and in-person hostility since the coronavirus outbreak began.

澳中兩國關係緊張,華社備受歧視現象持續。 Source: SBS News

Dr Stephen Miller, dosen Studi Indonesia di Universitas Sunshine Coast dan Rifka Sibarani, kandidat PhD di Universitas Charles Darwin membahas kemunculan xenophobia anti-Cina sebagai konsekuensi sosial dari penyebaran COVID-19.


Published

Updated

By sri dean

Source: SBS




Share this with family and friends


Dr Stephen Miller, dosen Studi Indonesia di Universitas Sunshine Coast dan Rifka Sibarani, kandidat PhD di Universitas Charles Darwin membahas kemunculan xenophobia anti-Cina sebagai konsekuensi sosial dari penyebaran COVID-19.


Munculnya COVID-19 sebagai masalah kesehatan dan ekonomi global disertai pula dengan xenophobia yang kuat di Australia dan Indonesia, terutama terhadap orang Cina.  Ada penjelasan historisnya, ketakutan menjadi salah satu faktor dan media sosial sangat efektif dalam  menyebarkan tuduhan serta menyalahkan.  Dr Stephen Miller dan Rifka Sibarani menyarankan beberapa cara untuk menangani masalah kebecian itu.

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.

Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.


Latest podcast episodes

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Watch now