Warga Australia selalu menantikan musim panas dan menghabiskan waktu di luar dan di dalam air terutama musim panas kali ini setelah selama setahun mereka mengalami berulang kali penguncian.
Pandemi ini menyebabkan penundaan pelajaran berenang lebih lama dari yang diperkirakan sepanjang tahun 2021, dan dikhawatirkan beberapa anak tertinggal dan berisiko mengalami kecelakaan.
Sebuah Kampanye informasi nasional baru bertujuan untuk menghindari tragedi tenggelam telah diluncurkan.
Bagi banyak warga Australia, belajar berenang adalah bagian integral dari masa kecil mereka.
Penguncian COVID-19 melanda sebagian besar negara inidan perintah tinggal di rumah selama tahun ini meninggalkan sedikit kesempatan bagi anak-anak untuk mengambil pelajaran berenang.
Penelitian baru menunjukkan satu dari dua anak Australia tidak belajar berenang, dengan 27 persen dari mereka tidak dapat menghadiri pelajaran karena pembatasan COVID.
Data baru yang dicantumkan dalam Laporan SwimSafer itu telah memicu kekhawatiran dari para ahli, yang memperingatkan kurangnya paparan terhadap air dapat meningkatkan risiko tenggelam musim panas ini.
Tekan gambar di atas untuk mendengarkan rangkuman ini
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.





