Pada awal Mei 2022, Bank Sentral Australia (RBA) menaikkan suku bunga resmi menjadi 0,35%. Ini adalah langkah yang tidak biasa diambil selama kampanye pemilihan. Namun RBA mengatakan itu sebagai tanggapan terhadap inflasi yang meningkat pesat. Banyak orang yang melunasi hipotek menjadi cemas akan dampak kenaikan suku bunga di masa depan.

Hendra Wijaya adalah pemilik dari Richardson and Wrench marketing dan real estate. Hendra menjelaskan kepada Sri Dean terkait kemungkinan dampak kenaikan suku bunga terhadap kehidupan kita serta menawarkan saran kepada calon pembeli dan penjual properti dalam iklim ekonomi saat ini.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus
Share





