Saya mau nasi saya.

Dr Dyah Pitaloka in front of the Quadrangle, at the University of Sydney – early Aug 2017.

Dr Dyah Pitaloka in front of the Quadrangle, at the University of Sydney – early Aug 2017. Source: Supplied

Dr. Dyah Pitaloka, seorang dosen dan peneliti di Universitas Sydney, berbicara tentang kompleksitas pengelolaan diabetis secara kultural.


Mengapa perbedaan kultural tentang bagaimana melihat waktu makan itu berdampak terhadap pengelolaan diabetis? Bagaimana  budaya yang berbeda-beda itu melihat keseriusan diabetis?  Bagaimana tentang sikap kita yang berbeda-beda terhadap interaksi dengan staf medis?  Dr Dyah Pitaloka menjelaskan mengapa semua faktor kultural itu penting untuk pengelolaan diabetis.

Ikutilah SBS Indonesian di FaceBook, klik disini ==>  SBS Indonesian

Dengarkan SBS Indonesian Podcast, klik disini ==> SBS Indonesian Podcast


Share

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Watch now