Sikap Indonesia dalam konflik Rusia-Ukraina dinilai tidak jelas. Di satu pihak, sikap ini dinilai hati-hati, tetapi di lain pihak pilihan ini dianggap tidak mencerminkan sikap politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif.
Posisi Indonesia memang sulit. Menurut pengamat hubungan internasional Universitas Jenderal Soedirman, Dr Agus Haryanto, Indonesia memiliki ketergantungan besar kepada dua belah pihak. Kepada Rusia misalnya, Indonesia bergantung dalam teknologi pesawat tempur, karena produk Rusia, Sukhoi dipakai oleh TNI Angkatan Udara. Belum lagi jika China mengambil sikap tegas juga kepada pihak yang memusuhi Rusia. Bisa jadi Indonesia akan bermasalah dari sisi ekonomi.
Tetapi di sisi lain, sangat tidak mungkin juga bagi Indonesia untuk bersikap melawan Ukraina yang didukung Eropa dan Amerika Serikat. Dalam kasus ini, Ukraina menjadi pihak yang diserang oleh Rusia.
Dr Agus Haryanto mengulas persoalan itu, pilihan sikap Indonesia dan resiko-resikonya dalam wawancara berikut ini.
Tekan gambar di atas untuk mendengarkan rangkuman ini
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.





