Kampung ini merupakan sebuah proyek wisata Kota Malang yang pada bulan Mei 2024 yang lalu memenangkan Peredikat Kota Terbaik Satu Penghargaan Pembangunan Daerah atau BPD tingkat nasional dari Kementerian Berencanaan Pembangunan Nasional, Badan Berencanaan Pembangunan Nasional, BAPenas.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kepada Pejabat Wali Kota Malang, Dr. Insinyur Wahyu Hidayat di Jakarta. Aktivitas Kampung Kayu Tangan Heritage ini telah meningkatkan kunjungan wisata dan menguatkan ekonomi kreatif.

SBS Indonesia sempat berkunjung ke Kampung Heritage Kayu Tangan ini di mana terdapat beberapa warung legendaris seperti Depot Es Talun yang terletak di ujung luar dari Kampung Heritage Kayu Tangan.
Kami sempat berbincang dengan Ibu Ida yang menjelaskan sejarah Depot yang dikelolanya itu sejak tahun 1998 sampai sekarang.
Ibu Ida menjelaskan pengaruh positif dari proyek Kayutangan Heritage terhadap Depot yang dikelolanya itu.

Sebuah kedai lkainnya yang menarik adalah Cafe Hamur Mbah Dut.
Hamur itu bahasa khas Malang yang berarti rumah (jika dibaca dari belakang).
Cafe ini menyajikan berbagai kopi yang berasal dari beragam daerah di Indonesia.
Mas Ivan menjelaskan bahwa warung kopi yang dikelolanya ini sudah eksis sejak lama. Namun turis lokal baru membanjiri tempatnya sejak dibukanya Kampung Heritage itu pada tahun 2018 yang lalu.

Pengembangan Kampung Heritage Kayutangan di Kota Malang melibatkan kerjasama dan sinergi dari berbagai unsur stakeholder, yakni pemerintah pusat, perguruan tinggi, komunitas ekonomi kreatif, pegiat pelastarian heritage, pelaku usaha, dan perbankan di Kota Malang.
~ Ricky Kusumo.




