Apakah kesamaan antara Partai One Nation pada kurun waktu 1990-an dengan Partai One Nation saat ini? Mengapa Partai One Nation mendapatkan dukungan yang cukup besar di daerah pedalaman? Apakah ada pelajaran politik yang dapat dipetik oleh kedua partai besar dari kemunculan kembali Partai One Nation ini? Paul Thomas, Koordinator Studi Indonesia di Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Monash membahas semuanya itu.



