Umat Islam merayakan akhir Ramadhan tahun ini. Menjalankan puasa adalah pengalaman bersama yang melampaui kewajiban agama. Namun sejumlah perempuan tidak dapat berpuasa karena mereka sedang menstruasi misalnya. Apakah larangan bagi perempuan yang sedang haid untuk tidak makan dan minum selama bulan puasa itu membatasi mereka untuk merasakan semangat Ramadhan itu sendiri?
Dr Nasya Bahfen adalah dosen senior di bidang Mediaedia dan Komunikasi di Universitas La Trobe. Dr Moelyoto Pangestu adalah dosen dan peneliti di bidang Ginekologi dan Kebidanan di Uiversitas Monash. Mereka berdiskusi dengan Sri Dekan tentang dimensi puasa di bulan Ramadhan dari segi spiritual, kesehatan dan budaya.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus





