Sebuah studi internasional memperkirakan bahwa tiga dari lima pekerjaan akan membutuhkan keterampilan digital tingkat lanjut pada tahun 2030. Namun laporan RMIT baru-baru ini menunjukkan bahwa satu dari empat pekerja Australia tidak memiliki keterampilan untuk beroperasi di lingkungan kerja yang mengalami digitalisasi dengan cepat.

Di Australia tampaknya ada kesenjangan keterampilan yang signifikan di tengah meningkatnya otomatisasi dalam perekonomian. Apakah sistem pendidikan kita siap untuk mempersiapkan pemuda Australia untuk pekerjaan di masa depan?
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus
Share




