Dalam novel Tara June Winch "Swallow the Air", seorang perempuan muda Pribumi bernama May melakukan perjalanan, mencoba melarikan diri dari rasa sakit, dari kekerasan, rasisme, dan kemiskinan dalam hidupnya. Namun perjalanannya itu justru membawanya kembali ke awal mula hidupnya - keluarganya dan tanah asal usulnya sukunya, orang Wiradjuri. Apakah dia akan berhenti belarikan diri?

Sebagai bagian dari perayaan Minggu NAIDOC 2020, penulis lepas Indonesia Arif Furqan berbicara tentang apa yang membuat 'Swallow the Air' menjadi pengalaman membaca yang unik yang dapat memperdalam pemahaman kita tentang tema Minggu NAIDOC 2020, “Always Was. Always will. ”
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus




