Dalam pernyatannya, pemberi pinjaman multilateral tersebut juga menyampaikan akan memberikan hibah sebesar 5 juta dolar untuk bantuan teknis guna memastikan pembangunan kembali yang kuat dan dipimpin oleh masyarakat.
CEO Bank Dunia Kristalina Georgieva pada hari Jumat mengunjungi kota Palu, yang diguncang gempa bumi berkekuatan 7,5 dan tsunami pada 28 September. Lebih dari 2.000 orang tewas di Palu dan daerah sekitarnya.
Di pulau Lombok, lebih dari 500 orang tewas karena serangkaian gempa bumi pada bulan Juli dan Agustus.
Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan tahunan Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) di Bali, di sebelah barat Lombok.
Bank Dunia mengatakan laporan awal menunjukkan bahwa kerugian fisik dari kerusakan infrastruktur, properti perumahan dan non-perumahan di Sulawesi mencapai sekitar 531 juta dolar. Mereka mencatat bahwa laporan itu tidak memperhitungkan hilangnya nyawa, lahan atau juga gangguan terhadap ekonomi melalui hilangnya pekerjaan, mata pencaharian dan bisnis.
Paket fasilitas pinjaman dapat mencakup transfer tunai kepada 150.000 keluarga termiskin yang terkena dampak bencana untuk jangka waktu antara enam bulan hingga satu tahun, yang dapat membantu selama fase pemulihan, jelas Bank Dunia.
Pemerintah Indonesia berencana untuk meluncurkan strategi baru untuk mendanai pemulihan bencana, yang dapat mencakup pengasuransian aset negara dan penjualan “surat obligasi bencana”, ujar kepala kantor kebijakan fiskal Indonesia Suahasil Nazara pada awal bulan ini.
