Wawancara dengan Dr Rustamaji, dari Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta mengenai penelitiannya soal pemakaian morfin di Indonesia. Morfin ini obat resmi yang bahkan disarankan oleh WHO bagi penderita kanker dan HIV-Aids, namun di Indonesia masih sangat dihindari.
Apa sebab pemakaian morfin dihindari?
Mengapa dokter di Indonesia cenderung enggan meresepkan?
Mengapa pemakaian di Indonesia masih seperseratus dari angka standar WHO?
Share




