Kota Medan dan bagian lain Sumatera Utara rentan terhadap intoleransi dan konflik,namun pemuda Indonesia, Petrus Saragih dan Bhante Dhira berusaha menyebarkan benih keharmonisan melalui 'Komunitas Kopi Toleransi’.
Apa yang diyakini Petrus Saragih dan Bhante Dhira sebagai penyebab intoleransi di Sumatera Utara? Bagaimana pengalaman pribadi dan persahabatan mereka membuat mereka mendirikan ‘Komunitas Kopi Toleransi’? Laporan khusus dari tim KBR 68H ini mengisahkan tentang komitmen terhadap keberagaman.
Ikutilah SBS Indonesian di FaceBook, klik disini ==> SBS Indonesian
DengarkanSBS Indonesian Podcast, klik disini ==> SBS Indonesian Podcast
Share





