Sebuah sekolah dasar di Darwin, Northern Territory ikut merayakan HUT RI secara masif, dengan kegiatan yang mengundang partisipasi seluruh elemen sekolah untuk pertama kalinya.
Driver Primary School di Darwin telah mengajarkan Bahasa Indonesia selama 41 tahun, sejak sekolah itu berdiri.
Asnat Crawley, guru Bahasa Indonesia di sekolah itu saat ini, menjelaskan bahwa sekolah ini memiliki keterikatan emosional tersendiri dengan Indonesia, salah satunya karena program kerja sama belajar yang dilakukannya dengan sekolah di Indonesia.
Kita sudah belajar bahasa Indonesia cukup lama dan ini sudah menjadi kewajiban kita juga untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia.Asnat Crawley, guru Bahasa Indonesia - Driver Primary School
Tahun ini, sekolah ini merayakan 17 Agustus secara masif, dengan kegiatan yang mengundang partisipasi seluruh elemen sekolah untuk pertama kalinya.
Salah satunya adalah dengan "door competition" — lomba menghias pintu kelas dengan tema "United in Diversity". Setiap kelas dihias dengan dekorasi bertema Indonesia, dan pemenangnya akan mendapatkan hadiah berupa jajanan khas Indonesia. Ms Crawley berharap bahwa melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga ikut merasakan bagaimana perayaan kemerdekaan di Indonesia; bahwa pendidikan bahasa tidak hanya tentang tata bahasa dan kosakata, tetapi juga tentang memahami dan merayakan budaya yang menyertainya.
Sebagai bentuk syukur kepada sekolah dan para pengajar yang sudah sangat antusias mendukung kegiatan ini, Ms Crawley juga akan menghidangkan nasi tumpeng — nasi khas perayaan Indonesia — untuk dinikmati oleh para pengajar di Driver Primary School untuk pertama kalinya.
Dengarkan podcast ini selengkapnya.




