Pada tanggal 3 Oktober 2026 PERWIRA akan menyelenggarakan Festival Film Horor Indonesia di mana lima film horror Indonesia akan ditayangkan di RMIT Capitol, Melbourne. Nah apa tujuan diselenggarakannya festival ini dan bagaimana kuratornya memilih film-film yang akan ditayangkan?
Intan Kieflie adalah seorang produser film, sineas, distributor dan mantan aktris asal Indonesia yang kini berbasis di Melbourne.
Film barunya yang berjudul Ritual Gaib: Nyai Randsura (The Black Ritual: The Widow Demon) yang disutradarainya bersama dengan suaminya, Stuart Simpson merupakan salah satu dari lima film yang akan ditayangkan.
Dalam wawancaranya dengan SBS Indonesian, Intan yang berperan sebagai distributor dan kurator film-film yang akan ditayangkan itu ( Malam 3 Yasinan – The 3rd Night of The Death; Kuyank; Sukma – The Lost Soul; danThe Raid – Remastered in 4K) mengatakan bahwa ada animo pecinta film internasional terhadap film horor Indonesia. Menurutnya film-film horor Indonesia mempunyai karakter yang berbeda.
Demikian pula dengan kelima film horror yang akan tayang dalam festival di Melbourne ini, setiap film akan mengangkat sudut pandang yang beragam dengan nuansa sejarah, adat, budaya serta keindahan Indonesia itu sendiri. Belum lagi pemain-pemain andalnya yang cukup dikenal di dunia perfilaman internasional seperti di film The Raid itu. Semuanya itu dan juga hal terkait lainnya dijelaskan Intan dalam wawancaranya.
Film Intan Ritual Gaib sendiri gala premiernya di Indonesia pada 17 September yang lalu, sedangkan gala premiernya di Australia pada 3 Oktober di RMIT Capitol, Melbourne.



