Akhir-akhir ini semua orang, dapat mengakses pornografi melalui perangkat digital, termasuk anak-anak. Konsumsi pornografi juga meningkat dengan dampak COVID-19. Apa implikasinya bagi masyarakat yang ingin mengembangkan rasa hormat yang lebih besar terhadap perempuan dan mengurangi kekerasan seksual?

Margaretha adalah pengajar di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga dan kandidat PhD di Universitas Melbourne. Margaretha menjelaskan keprihatinannya tentang dampak pornografi terhadap orang-orang, hubungan mereka, dan masyarakat mereka.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus





