Dr Senia Febrica, penulis buku ‘Keamanan Maritim dan Indonesia’, seorang peneliti di Pusat Kajian Studi Amerika di Universitas Indonesia dan Direktur Program Studi Hubungan Kelautan di Institut Studi Internasional Universitas Indonesia, membahas ketegangan yang belum terselesaikan antara Indonesia dan Cina terkait dengan perairan Kepulauan Natuna.
Mengapa ketegangan antara Indonesia dan Cina terkait dengan kepulauan Natuna kembali muncul? Mengapa hanya ada sedikit ruang untuk negosiasi tentang klaim Indonesia dan China atas pulau-pulau tersebut? Mengapa sulit untuk menyusun kode etik untuk kawasan yang disetujui oleh semua pemangku kepentingan? Dr Senia Febrica menjelaskan ketegangan, klaim, dan komplikasinya.
Ikutilah SBS Indonesian di FaceBook, klik disini ==> SBS Indonesian
Dengarkan SBS Indonesian Podcast, klik disini ==> SBS Indonesian Podcast
Share





