Nyaris mustahil untuk menegosiasikan kesepakatan antara Indonesia dan Cina terkait dengan Natuna.

An Indonesian warship docks at the Ranai Naval base in Riau Islands province before its deployment to the North Natuna Sea on Friday, 03 Jan 20.

An Indonesian warship docks at the Ranai Naval base in Riau Islands province before its deployment to the North Natuna Sea on Friday, 03 Jan 20. Source: (Antara Photo/M Risyal Hidayat)

Dr Senia Febrica, penulis buku ‘Keamanan Maritim dan Indonesia’, seorang peneliti di Pusat Kajian Studi Amerika di Universitas Indonesia dan Direktur Program Studi Hubungan Kelautan di Institut Studi Internasional Universitas Indonesia, membahas ketegangan yang belum terselesaikan antara Indonesia dan Cina terkait dengan perairan Kepulauan Natuna.


Mengapa ketegangan antara Indonesia dan Cina terkait dengan kepulauan Natuna kembali muncul?  Mengapa hanya ada sedikit ruang untuk negosiasi tentang klaim Indonesia dan China atas pulau-pulau tersebut?  Mengapa sulit untuk menyusun kode etik untuk kawasan yang disetujui oleh semua pemangku kepentingan?   Dr Senia Febrica menjelaskan ketegangan, klaim, dan komplikasinya.

Ikutilah SBS Indonesian di FaceBook, klik disini ==>  SBS Indonesian

Dengarkan SBS Indonesian Podcast, klik disini ==> SBS Indonesian Podcast


Share
Follow SBS Indonesian

Download our apps
SBS Audio
SBS On Demand

Listen to our podcasts
Independent news and stories connecting you to life in Australia and Indonesian-speaking Australians.
Ease into the English language and Australian culture. We make learning English convenient, fun and practical.
Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS
SBS Indonesian News

SBS Indonesian News

Watch it onDemand