Watch FIFA World Cup 2026™

LIVE, FREE and EXCLUSIVE

Apakah post-quantum computing senjata pamungkas untuk keamanan siber?

Muhammad Arzaki on his first day at Monash University campus - 25 April 2024.  Photo: Private Collection.

Muhammad Arzaki on his first day at Monash University campus - 25 April 2024. Photo: Private Collection.

Diperkirakan pada sekitar tahun 2030 kita akan memerlukan post-quantum computing. Pertanyaannya sekarang adalah, mengapa? Dan sudah siapkah kita untuk membangun post-quantum computing itu? Bagaimana dengan personelnya? Ketrampilan yang bagaimana yang diperlukan?


Published

By sri dean

Presented by sri dean

Source: SBS



Share this with family and friends


Diperkirakan pada sekitar tahun 2030 kita akan memerlukan post-quantum computing. Pertanyaannya sekarang adalah, mengapa? Dan sudah siapkah kita untuk membangun post-quantum computing itu? Bagaimana dengan personelnya? Ketrampilan yang bagaimana yang diperlukan?


Muhammad Arzaki adalah mahasiswa PhD di Departemen Sistem Perangkat Lunak dan Keamanan Siber, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Monash. Dia menjelaskan kepada SBS Indonesian terkait dengan perbedaan antara quantum computing dengan post-quantum computing. Juga tentang pentingnya kemampuan penguasaan matematika terutama Aljabar dalam pengamanan data yang merupakan bagian dari keamanan siber.

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.

Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.


Latest podcast episodes

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Stream now