Pembuat anggur Australia menyambut baik keputusan Pemerintah Federal untuk merujuk China ke wasit perdagangan internasional itu, atas tarif yang telah melumpuhkan ekspor anggur Australia ke Cina.
Sampai dengan baru-baru ini, sebagian besar anggur yang dikirim Australia ke luar negeri masuk ke Cina, tetapi tarif Beijing, secara efektif, telah mengeringkan pasar itu. Ekspor anggur Australia ke Cina turun 98 persen menjadi hanya 20 juta dolar dari 1,1 miliar dolar.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus





