Volunteers contribute to the capacity of host organisations, develop people-to-people links and generate goodwill for domestic and foreign public diplomacy. - Office of Development Effectiveness evaluation of AVID (Australian Volunteers for International Development), March 2014
Kegiatan sukarela internasional di Australia memiliki sejarah yang panjang, bermula pada tahun 1950an sebagai alat untuk memupuk pemahaman budaya antara para pelajar Australia dan Indonesia.
Pada tahun 1951, Australian Volunteers International (AVI) - yang melakukan kolaborasi berkesinambungan dengan pemerintah Australia dan menjadi yang terdepan dalam kegiatan sukarela internasional selama lebih dari 65 tahun - mengirimkan sukarelawan internasional pertama di dunia, Herb Feith, ke Jakarta.
63 tahun sejak sukarelawan internasional pertama dunia diberangkatkan ke Jakarta, Mira Muliajati Lay ikut berangkat ke Jakarta di bawah bendera AVI. Dari bulan September 2014 hingga Februari 2016, Ms Lay menjadi Educational Program Advisor di Yayasan Sahabat Anak, Jakarta. Tidak puas hanya dengan satu periode saja, Ms Lay melanjutkan masa tugasnya menjadi sukarelawan sebagai Youth Program Advisor di Yayasan Cipta Mandiri, Bogor dari Juni 2016 hingga April 2018.
15 Tahun yang lalu Mira Muliajati Lay tiba dan menetap di Australia. Lalu mengapa perempuan berlatar pendidikan commerce management ini memilih menjadi sukarelawan dan berangkat ke Indonesia ketika dirinya pun sudah memiliki pekerjaan mantap di Canberra?
Ms Lay mengaku dirinya memperoleh pelajaran berharga selama melakukan panggilan sukarelawannya di Indonesia.

Mira Muliajati Lay (white t-shirt) had been doing 4 years of volunteering in Indonesia. (Sola Kreatif Media) Source: Sola Kreatif Media

(Mira Muliajati Lay) Source: Mira Muliajati Lay

(Sola Kreatif Media) Source: Sola Kreatif Media
(video credit: Sola Kreatif Media)
Hari Sukarelawan Internasional (International Volunteer Day / IVD) diamanatkan oleh Majelis Umum PBB, diperingati setiap tahun pada tanggal 5 Desember.
Tahun ini, IVD merayakan upaya relawan yang memperkuat kepemilikan lokal dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana alam, tekanan ekonomi dan guncangan politik. Peringatan tahun ini berfokus pada bagaimana relawan dapat membangun komunitas yang tangguh.
"The diverse and dynamic role of volunteerism in promoting the Sustainable Development Goals merits strong support from Governments and other stakeholders. On this International Day, I thank volunteers for their efforts to leave no one behind." — António Guterres, UN Secretary-General
Anda tertarik untuk membagikan ilmu yang Anda miliki kepada komunitas asing? Kunjungi website Australian Volunteers program untuk keterangan lebih lanjut.




