Perayaan Hari Australia tahun ini di kota-kota besar terutamanya ditandai dengan protes karena bagi banyak orang itu adalah peringatan akan kehilangan yang mendalam – hilangnya hak kedaulatan penduduk Aborijin atas tanah mereka. Bagi orang Bangsa Pertama, arti penting 26 Januari adalah untuk menandai kedatangan orang kulit putih ke Australia. Dengan demikian itu adalah peringatan Hari Invasi.
Dewi Anggraeni adalah seorang penulis dan jurnalis Indonesia yang tinggal di Melbourne.
Dia percaya bahwa tidak peduli hari apa Hari Australia dirayakan atau diperingati, itu akan selalu dianggap sebagai hari invasi jika alasannya adalah untuk merayakan kedatangan orang kulit putih di Australia.
Oleh karena itu, tanggal apa pun yang dipilih kemudian, harus mempunyai alasan lain selain perayaan perampasan tanah Aborigin dan hak mereka untuk mempraktikkan budaya mereka.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.





