Almarhum pelawak Kasino, dan penerusnya saat ini seperti Parto menggunakan bahasa ini untuk mengundang tawa.
Budayawan Ahmad Tohari berbincang mengenai Bahasa Banyumasan, termasuk rasa kurang percaya diri penuturnya dan upaya yang dilakukan untuk kembali menjadikan warga Banyumas bangga pada dialek asli mereka.




