Peledakan bom di Surabaya tahun 2018 merupakan tragedi yang menimpa banyak orang. Menanggapi hal tersebut, Aurelia Jessica Gunawan (Jessica), seorang siswa berusia tiga belas tahun, bertekad untuk membentuk komunitas anak muda, Be One in Diversity, yang akan memperjuangkan toleransi.

Sebelum pengeboman, Jessica telah terpicu oleh pengalamannya sendiri dengan diskriminasi, ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. Seorang guru di sekolah menengah pertama mendorongnya untuk mengambil pengalaman itu dan mengubahnya menjadi sesuatu yang positif. Pengalaman apa itu dan bagaimana dia mewujudkan Be One in Diversity?
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus
Share





