Dental Health Week menyoroti pentingnya perawatan kesehatan gigi preventif bagi anak muda - yang perlu Anda ketahui
Catatan: Informasi yang disampaikan dalam siniar ini bersifat umum dan mungkin tidak sesuai dengan kondisi pribadi Anda. Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan situasi Anda.
Data terbaru dari Australian Dental Association (ADA), yang dirilis selama Dental Health Week (3 hingga 9 Agustus 2026), menemukan bahwa anak muda Australia menunda perawatan gigi karena tekanan biaya dan berkurangnya akses terhadap layanan pendukung, dengan tiga dari lima orang mengatakan media sosial memengaruhi keputusan perawatan gigi kosmetik mereka.
Kampanye "My Smile" tahun ini berfokus pada warga Australia berusia 18 hingga 25 tahun.
Biaya tetap menjadi hambatan terbesar, kata Drg Valeria Julianto, dokter gigi di Complete Dental Bastow & Chye yang telah berpraktik di Brisbane, Queensland selama 15 tahun. Perawatan gigi di Australia tidak ditanggung oleh Medicare, sehingga sebagian anak muda yang tidak memiliki asuransi kesehatan swasta melalui keluarga mereka mungkin menunda perawatan, katanya.

Pemeriksaan rutin mendeteksi masalah lebih dini
Pemeriksaan gigi sebaiknya dilakukan setidaknya satu hingga dua kali setahun, dan anak-anak sebaiknya mulai mengunjungi dokter gigi sejak usia dua tahun, kata Drg Julianto. Pada usia tersebut, tujuannya lebih kepada membiasakan mereka dengan lingkungan klinik gigi, tambahnya.
Kunjungan rutin memungkinkan dokter gigi mengidentifikasi masalah kecil sebelum menjadi serius, kata Drg Julianto. Lubang gigi dapat ditangani lebih awal, dan karang gigi dapat dibersihkan untuk mencegah peradangan dan penyakit gusi, tambahnya.
Gigi bungsu bermasalah pada enam dari 10 anak muda
Data ADA juga menunjukkan, 60 persen anak muda Australia berusia 18 hingga 25 tahun mengalami masalah dengan gigi bungsu. Rasa sakit adalah keluhan paling umum, kata Drg Julianto. Ketika gigi bungsu mulai tumbuh, gigi tersebut dapat menyebabkan peradangan, infeksi, dan kesulitan membuka mulut, tambahnya.
Namun, tidak semua gigi bungsu perlu dicabut, kata Drg Julianto. Rontgen dapat membantu menentukan apakah gigi tersebut tumbuh dalam posisi yang baik atau miring yang dapat menyebabkan komplikasi, tambahnya.
Perawatan kosmetik seharusnya tidak berdampak negatif terhadap kesehatan gigi Anda. Tetapi perawatan tersebut dapat menyebabkan kerusakan jika Anda tidak berkonsultasi dengan dokter gigi.Drg Valeria Julianto
Tren perawatan gigi kosmetik di media sosial
Tiga dari lima warga Australia mengatakan media sosial memengaruhi keputusan mereka soal perawatan gigi kosmetik, menurut ADA. Tren ini terlihat di praktiknya, dengan semakin banyak pasien yang bertanya tentang pemutihan gigi, kawat gigi, dan veneer setelah melihat konten di media sosial, kata Drg Julianto.
Namun, prosedur kosmetik yang dilakukan tanpa pengawasan yang tepat dapat menyebabkan kerusakan permanen, katanya.
Cara menjaga kesehatan gigi
Menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluorida, membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi sekali sehari, dan memeriksakan gigi setiap enam bulan adalah hal yang penting, kata Drg Julianto.
Ia merekomendasikan penggunaan sikat gigi berbulu lembut, dan mencatat bahwa sikat gigi elektrik umumnya memberikan hasil yang lebih bersih dibandingkan sikat gigi manual karena dilengkapi pengatur waktu bawaan.
Dengarkan podcast selengkapnya.




