Pekerja lepas di sektor seni dan budaya dan santunan gaji

Fransiska Wuri Nugrahani (Siska) relaxing at the Royal Exhibition Building’s garden in Carlton, Melbourne.

Fransiska Wuri Nugrahani (Siska)relaxing at the Royal Exhibition Building’s garden in Carlton, Melbourne. Source: Photo courtesy Fransiska Wuri Nugahani - Melbourne, Aug 2020.

Tidak hanya seniman dan pekerja di sektor seni dan budaya yang merasakan dampak ekonomi dari COVID-19. Pekerja di bidanng yang mendukung sektor seni dan budaya pun terkena dampaknya. Sebagian pekerja mendapat bantuan finansial di luar tunjangan Job Keeper dan Job Seeker, tapi hanya hingga September.


Fransiska Wuri Nugahani (Siska) taking shelter from the rain at Preston Market in Melbourne.
Fransiska Wuri Nugrahani (Siska) taking shelter from the rain at Preston Market in Melbourne, Jun 2020. Source: Photo courtesy Fransiska Wuri Nugrahani, Melbourne, June 2020.

Fransiska Wuri Nugrahani (Siska), mahasiswa asal Indonesia adalah pekerja lepas bagian katering di Melbourne Convention and Exhibition Centre (MCEC) sudah tidak bekerja sejak bulan Maret.

Siska mendapatkan pembayaran program santunan gaji dari MCEC untuk membantu staf kasualnya mulai bulan Mei yang berlaku surut. Jumlahnya bervariasi pada setiap orang, maksimal $1.500 per dua pekan.

Namun program ini akan berakhir pada akhir September dan Siska harus mencari pekerjaan lain.

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.

Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami. 

Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus

 

 


Share

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Watch now