Diperkirakan cuaca akan lebih kering dan lebih panas setelah La Nina dikatakan telah berakhir

La Nina

During a La Niña event, the Walker Circulation intensifies with greater convection over the western Pacific and stronger trade winds. Credit: Reproduced with the permission of the Bureau of Meteorology

Pakar iklim mengatakan La Niña - sistem yang mendominasi pola cuaca di seluruh dunia selama tiga tahun terakhir - resmi dinyatakan telah berakhir.


Pola cuaca La Nina telah menyebabkan hujan lebat yang menghancurkan seperti yang terjadi di sebagian besar Australia.

Sampai pertengahan bulan Maret 2023, situasi banjir masih melanda Australia terutama di daerah Queensland. 

Namun sebuah badan pemantau laut dan atmosfer terkemuka Amerika Serikat mengatakan kondisi di Samudera Pasifik kembali normal. Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat mengatakan sistem cuaca La Niña telah berakhir.

Jadi, apa artinya ini bagi Australia?

 Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.


Share
Follow SBS Indonesian

Download our apps
SBS Audio
SBS On Demand

Listen to our podcasts
Independent news and stories connecting you to life in Australia and Indonesian-speaking Australians.
Ease into the English language and Australian culture. We make learning English convenient, fun and practical.
Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS
SBS Indonesian News

SBS Indonesian News

Watch it onDemand