Sebuah laporan baru dari Universitas Melbourne mengungkapkan bagaimana pandemi COVID-19 memperburuk akses masyarakat migran dan pengungsi terhadap layanan keadilan.
Temuan studi tersebut menunjukkan meningkatnya kehadiran polisi, ditambah dengan kendala bahasa dan perlakuan berbeda terhadap sebagian besar komunitas migran dan pengungsi, semuanya diperburuk oleh kuncitara yang berkepanjangan di Victoria.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Share




