Penulis dan peneliti Hendri Yulius, berbicara tentang sulitnya mempertahankan etos Eurovision, sementara Eurovision 2019 itu sendiri diselenggarakan di Israel.
Strategi apa yang digunakan Israel untuk menangani protes bahwa seharusnya Israel tidak menjadi tuan rumah Eurovision 2019? Sejauh mana keberhasilan strategi itu? Apakah pendekatan ini mempengaruhi citra ramah LGBTQ-vision dari Eurovision? Penulis dan peneliti Hendri Yulius menjelaskan.
Ikutilah SBS Indonesian di FaceBook, klik disini ==> SBS Indonesian
Dengarkan SBS Indonesian Podcast, klik disini ==> SBS Indonesian Podcast





