Sebuah laporan telah menemukan bahwa satu dari empat migran terampil permanen di Australia bekerja dalam pekerjaan di bawah tingkat keterampilan mereka. Hal itu telah merugikan mereka dan ekonomi ratusan juta dari upah yang hilang setiap tahunnya.
Menurut laporan Maret 2021 oleh Komite Pembangunan Ekonomi Australia, satu dari empat migran terampil permanen di negara ini memiliki kualifikasi yang terlalu tinggi untuk pekerjaan mereka saat ini.
Laporan tersebut menemukan bahwa ketidaksesuaian antara keterampilan dan pekerjaan ini merugikan pekerja migran setidaknya $1,25 miliar dalam bentuk upah yang hilang antara tahun 2013 dan 2018.
Kadang-kadang seorang migran baru, mungkin perlu mengambil langkah mundur pada awalnya dan kemudian meningkatkannya saat mereka terbiasa dengan sistem lokal, standar industri, dan budaya kerja.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.





