Para ilmuwan menemukan dua obat anti-flu yang berpotensial dipelajari oleh para ilmuwan di Institut Penelitian Medis Hudson di Melbourne.
Salah satu obat itu adalah Probenecid yang digunakan dalam Perang Dunia II untuk mengobati prajurit yang terluka di garis depan, dapat menjadi obat baru untuk menanggulangi epidemi flu.
Obat kedua yang dianalisis untuk potensinya diketahui dengan judul yang tidak begitu menarik, AZ satu satu enam empat lima tiga tujuh tiga. [[AZ11645373]].
Saat ini hampir tiga ratus kematian dilaporkan dari virus tahun ini, sebagian karena kedatangan musim flu yang lebih awal dari biasanya.




